{"id":54,"date":"2020-12-14T08:24:34","date_gmt":"2020-12-14T08:24:34","guid":{"rendered":"https:\/\/muslimahreformis.org\/kargo\/?p=54"},"modified":"2020-12-22T07:41:22","modified_gmt":"2020-12-22T00:41:22","slug":"museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/","title":{"rendered":"Museum Pusaka: Jauh dari kesan Angker"},"content":{"rendered":"<p>Pusaka merupakan senjata yang berasal dari para nenek moyang. Dimana keberadaanya mesti dihormati dan penting untuk mendapatkan perawatan khusus. Makanya, beruntung \u00a0dan bangga sekali Indonesia memiliki Museum Pusaka yang berlokasi di komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Pasalnya, benda-benda pusaka yang mempunyai nilai tinggi itu telah menjadi saksi bisu untuk membuktikan sejarah warisan budaya para leluhur kita. Semua itu dengan maksud untuk menginformasikan kepada masyarakat, terutama kepada para generasi penerus agar memahami karya besar bangsanya.<\/p>\n<p>Nggak sampai disana, kebanggan itu \u00a0terus berlanjut ketika UNESCO, lembaga PBB yang mengurus pendidikan, ilmu pengetahuan dan \u00a0kebudayaan menobatkan keris Indonesia sebagai \u00a0<em>Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity\/ <\/em>\u00a0pada tahun 2005. Sebagai sebuah mahakarya agung leluhur yang telah diakui oleh dunia, keris menjadi satu-satunya benda tradisonal \u00a0di dunia yang mempunyai bentuk khas.<\/p>\n<p><strong>Penuh pesan simbolik<\/strong><\/p>\n<p>Mulanya, benda-benda bersejarah yang ada di gedung pameran Tosan Aji milik Alm. Tjio Wie Tay alias H. Masagung (1927 \u2013 1990) itu dikumpulkan atas prakarsa sang istri, Hj. Sri Lestari. Kemudian, sebagian besar barang pusakanya itu dihibahkan kepada Hj. Siti Hartinah Soeharto selaku Badan Pelaksana Pengelolaan dan Pengembangan TMII seperti yang termaktub dalam akta Hibah No.7 Tanggal 4 Februari 1993 dihadapan notaris Koesbiono Sarmanhadi SH.<\/p>\n<p>Setelah terinventaris, \u00a0museum yang berdiri di atas tanah 3.800 meter persegi itu akhirnya diresmikan pada tanggal 20 April 1993 oleh Presiden ke-2 Republik Indonesia. Museum berlantai dua ini memiliki berbagai ruangan dalam memberikan pelayanannya. Diantaranya ada ruang pameran, ruang bursa, ruang cendera mata, ruang diskusi dengan kapasitas 100 orang, ruang informasi, ruang perpustakaan, ruang konservasi dan preservasi.<\/p>\n<p>Ada sekitar 6.000-an koleksi pusaka yang ada di dalam museum pusaka. Sebagian besar atau hampir 77 % hibah dari gedung pameran Tosan Aji (dulu berdiri tanggal 13 Januari 1984), Kwitang no. 13 Jakarta Pusat yang kini telah menjadi kenangan. Lainnya, ada yang beli, sumbangan ulama, kyia dan pejuang kemerdekaan serta titipan dari para penggemar keris dan pusaka lainnya. Semua koleksi tertata rapih sesuai dengan jenis pusakanya dari zaman ke zaman. Berjajar dan siap memberikan pesan-pesan simbolik kepada pengunjungnya. Karena dari setiap pusaka, corak dan ornamennya mengandung makna soal kemanusiaan dan pesan\u00a0 si pembuat yang ingin disampaikannya.<\/p>\n<p>Di lantai satu, disajikan koleksi jenis pusaka tradisional dari semua provinsi di nusantara. Diantaranya adalah pedang terpanjang di Indonesia yang sempat tercatat oleh\u00a0 MURI (Museum Rekor Indonesia) pada tanggal, 19 Oktober 2003. Pusaka ini berasal dari Banten yang dibuat hanya untuk koleksi saja. Di lantai dua, pengunjung akan diajak mengenal motif-motif keris, tangguh pembuatannya dan ragam hias bilah pusaka yang sarat seni. Dalam penyajiannya itu, nampak\u00a0 sekali gradasi artistik dari benda-benda pusaka, juga keindahan dan nilai edukatif untuk menambah wawasan informasi tentang urutan sejarahnya. \u00a0Selain memamerkan benda-benda pusaka, museum ini juga menerima konsultasi soal pusaka dan memberikan sertifikat dalam pengidentifikasian silsilah keris.<\/p>\n<p>Yang pasti, semua koleksi di museum pusaka ini bertabur dengan arti filosofi, pesan simbol kedaulatan dan spiritualitas serta memberikan pemahaman dan apresiasi terhadap benda pusaka sebagai seni nasional. Namun satu hal yang perlu dicatat, museum ini jauh dari kesan angker <strong>(*)<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>Tips Merawat Benda Pusaka:<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Simpan di tempat yang aman, terhormat dan\u00a0 tertutup dengan kaca.<\/li>\n<li>Secara berkala, sebaiknya dilumasi dengan minyak pusaka (seperti Cendana, Kenanga dan Mesik).<\/li>\n<li>Dijamasi atau dibersihkan setiap bulan Suro (Muharam).<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Museum Pusaka<\/strong><\/p>\n<p><strong>Alamat : \u00a0<\/strong>Taman Mini Indonesia Indah<br \/>\nJl. Raya Taman Mini, Jakarta Timur 13560<\/p>\n<p><strong>Waktu Buka : <\/strong>09.00 s\/d 16.00 (Setiap Hari)<\/p>\n<p><strong>Harga Tiket Masuk :<\/strong> Rp. 5.000<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Pengemas informasi:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/dimyaties\/\">@dimyaties<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\n<iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/ue1lgN7j7qk\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pusaka merupakan senjata yang berasal dari para nenek moyang. Dimana keberadaanya mesti dihormati dan penting untuk mendapatkan perawatan khusus. Makanya, beruntung \u00a0dan bangga sekali Indonesia memiliki Museum Pusaka yang berlokasi di komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Pasalnya, benda-benda pusaka yang mempunyai nilai tinggi itu telah menjadi saksi bisu untuk membuktikan sejarah warisan budaya para &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Museum Pusaka: Jauh dari kesan Angker<\/span> Selengkapnya &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":59,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[20,19,22,16,21,23,17,18],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v15.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Museum Pusaka: Jauh dari kesan Angker - kabaca<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Museum Pusaka: Jauh dari kesan Angker - kabaca\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pusaka merupakan senjata yang berasal dari para nenek moyang. Dimana keberadaanya mesti dihormati dan penting untuk mendapatkan perawatan khusus. Makanya, beruntung \u00a0dan bangga sekali Indonesia memiliki Museum Pusaka yang berlokasi di komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Pasalnya, benda-benda pusaka yang mempunyai nilai tinggi itu telah menjadi saksi bisu untuk membuktikan sejarah warisan budaya para &hellip; Museum Pusaka: Jauh dari kesan Angker Selengkapnya &raquo;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"kabaca\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-12-14T08:24:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-12-22T00:41:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/mp.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/#organization\",\"name\":\"Kargo Baca\",\"url\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/cropped-kabacahitam-01.png\",\"width\":888,\"height\":396,\"caption\":\"Kargo Baca\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/\",\"name\":\"kabaca\",\"description\":\"Mengayuh dengan hati, mengabarkan informasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/mp.jpg\",\"width\":1280,\"height\":720},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/\",\"name\":\"Museum Pusaka: Jauh dari kesan Angker - kabaca\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-12-14T08:24:34+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-22T00:41:22+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/\",\"url\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/\",\"name\":\"Beranda\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/\",\"url\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/\",\"name\":\"Museum Pusaka: Jauh dari kesan Angker\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/#\/schema\/person\/643593337a2a6626b9480b3c5e1df616\"},\"headline\":\"Museum Pusaka: Jauh dari kesan Angker\",\"datePublished\":\"2020-12-14T08:24:34+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-22T00:41:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/#webpage\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/museum-pusaka-jauh-dari-kesan-angker\/#primaryimage\"},\"keywords\":\"indonesia,jakarta,keris,museum,pusaka,senjata,taman mini,tmii\",\"articleSection\":\"Museum\",\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/#\/schema\/person\/643593337a2a6626b9480b3c5e1df616\",\"name\":\"Kargobaca.com\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54"}],"collection":[{"href":"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":472,"href":"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54\/revisions\/472"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kargobaca.com\/kabaca\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}